WISATA BUDAYA

Sukses Eksotika Bromo, Giliran Bawean Siap Dipentaskan

Laporan J. Totok Sumarno | Rabu, 18 Oktober 2017 | 18:02 WIB
ilustrasi
suarasurabaya.net - Mulai 26 Oktober - 28 Oktober 2017, rencananya akan dimulai Gelar Budaya & Pariwisata Pesona Bawean, yang diharapkan bakal mengulang sukses pementasan seni budaya Eksotika Bromo yang dihelat pada Juli 2017 lalu di lautan pasir Gunung Bromo.

Heri Lentho Setyawan operator Eksotika Bromo menyampaikan bahwa pementasan gelar budaya & pariwisata Pesona Bawean utamanya adalah untuk mengangkat potensi seni dan budaya tradisi asli masyarakat Bawean yang mulai dilirik masyarakat.

"Potensi seni budaya tradisi di sejumlah kota di Jawa Timur memang sangat luar biasa. Eksotika Bromo juga menggali potensi seni dan budaya tradisi lokal masyarakat Tengger, Bromo yang kami kolaborasikan dengan berbagai seni. Potensinya sangat luar biasa, demikian juga dengan Bawean," terang Heri.

Belum lagi potensi pariwisata di pulau Bawean, lanjut Heri saat ini mulai punya daya tarik tersendiri yang disebut-sebut masih banyak kawasan pariwisatanya yang masih perawan dan belum dilakukan perubahan-perubahan, sehingga memiliki daya tarik luar biasa.

"Selain menampilkan seni dan budaya, kami juga ingin membuka pariwisata Bawean yang mulai dilirik masyarakat. Banyak kawasan pantai misalnya di Bawean yang cukup menarik, bahkan masih perawan, sehingga punya daya tarik yang banyak diminati turis lokal maupun mancanegara," kata Heri.

Dijadwalkan akan ada banyak atraksi kesenian yang ditampilkan di alun-alun Sangkapura, Bawean. Mulai dari tari, nyanyi dan beberapa kesenian tradisional Bawean lainnya. "Akan ada banyak kesneian yang ditampilkan dari Pesona Bawean," lanjut Heri.

Tetapi yang juga tidak kalah pentingnya pada upaya pementasan Pesona Bawean adalah keinginan untuk menghidupkan perekonomian lokal masyarakat Bawean. Sehingga nantinya masyarakat Bawean dapat ikut serta menikmati pementasan seni budaya ini, sekaligus menghidupkan ekonomi lokal masyarakat.

"Karena kami memang berharap seperti itu. Kalau kami mampu menghidupkan kesenian dan pariwisata di Bawean sementara masyarakatnya hanya sekedar jadi penonton, tentunya itu akan menjadi kendala. Kami berharap dari pagelaran ini ekonomi lokal akan bangkit," pungkas Hari Lentho.

Gelar Budaya & Pariwisata Pesona Bawean digelar pada 26 Oktober - 28 Oktober 2017, dengan berbagai kegiatan seni dan budaya serta kunjungan di sejumlah destinasi wisata yang ada di Bawean. Kegiatan yang didukung Disbudpar Provinsi Jawa Timur ini diharapkan menjadi agenda kegiatan tahunan.(tok/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.