WISATA BUDAYA

Lima Festival Bunga Musim Semi di Dunia

Laporan Zumrotul Abidin | Senin, 24 April 2017 | 08:52 WIB
Mekarnya bunga sakura di Jepang. Foto: fastjapan.com
suarasurabaya.net - Musim semi hampir selalu identik dengan waktu bunga mekar. Ada banyak macam bunga yang siap mekar di musim semi di seluruh dunia. Mulai bunga tulip, sakura, dan bunga azalea bermekaran pada musim semi.

Mekarnya bunga di musim semi menjadi destinasi wisata tersendiri di berbagai negara. Beberapa negara menggelar festival musim semi. Seperti dikutip viva.co.id dari laman TravelerStoday, ada lima Festival Musim Semi di Dunia yang menarik:

North Carolina Azalea Festival di Amerika Serikat (April)

Perayaan Ratu Azalea ini digelar dengan nuansa sebar warna pink dan nungu selama musim semi. Selain dihadiri 200 ribu orang, di acara ini juga akan ada pameran serta sirkus untuk para pengunjung.

Kopenhagen Sakura Festival, Denmark (April)

Pada tanggal 29 dan 30 April, Kopenhagen Sakura Festival akan memiliki kegiatan yang menampilkan budaya Jepang. Orang-orang akan belajar tentang Aikido, Kendo, dan Kendama diantara banyak lainnya.

Matsumae Koen Park Cherry Blossom Festival, Jepang (Akhir April sampai Mei)

Bunga sakura selalu menjadi daya tarik orang. Dan tidak ada tempat yang lebih baik untuk melihatnya di Jepang. Di Matsumae, ada lebih dari 10.000 pohon sakura yang mekar pada bulan April.

Kanada Tulip Festival (Mei)

Negara ini mengklaim memiliki pemandangan terbesar di dunia untuk melihat bunga tulip. Bagian terbaik dari festival ini adalah Tulip Ball, kompetisi rambut bunga, dan mencari harta.

Festival Bunga Genzano Infiorata, Italia (Juni).

Festival Bunga Infiorata Italia dirayakan pada awal bulan Mei, dan Genzano Flower Festival pada bulan Juni. Acara ini melibatkan seniman dan penduduk lokal untuk membuat karpet bunga yang terinspirasi oleh lukisan-lukisan terkenal. Acara tersebut telah dirayakan pada hari Minggu dan Senin sejak tahun 1778. (dbs/bid/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.