WISATA BUDAYA

10 Oleh-oleh Khas Surabaya

Laporan AZ. Alim | Kamis, 09 Agustus 2012 | 11:30 WIB
suarasurabaya.net - Mudik ke kampung halaman, pastinya tak lepas dari acara berburu makanan khas. Buat yang mudik ke Surabaya, wah pastinya punya makanan favorit yang akan dikunjungi. Surabaya memang surganya pecinta kuliner, beragam makanan enak sering membuat kangen untuk menikmatinya kembali. Surabaya juga menyimpan makanan khas yang bisa dijadikan oleh-oleh khas. Dinikmati bersama sanak-saudara, atau teman yang tak sempat mudik ke Surabaya oleh-oleh berikut ini sepertinya bisa mengobati kerinduan akan Kota Surabaya.

Abon Daging Sapi Padmosusastro
Oleh –oleh yang satu ini bisa jadi pilihan lauk ataupun cemilan. Rasanya gurih dan kaya aroma. Olahan dari serat halus daging sapi yang bernama abon bisa didapat di sepanjang jalan Padmosusastro. Di sini banyak sekali penjual abon, dan menariknya lagi Anda bisa langsung melihat proses pembuatan, karena penjual abon di kawasan ini ruang tamunya juga sekaligus berfungsi sebagai dapur. Abon yang sudah dikemas ini dijual dalam dua pilihan. Untuk berat satu ons harganya Rp 12 ribu. Sedangkan ukuran 250 gram dihargai Rp 29 ribu. Dengan dua pilihan rasa, manis dan pedas. Bu Sarti, salah seorang penjual menuturkan Di bulan puasa dan menjelang lebaran, abon dan serundengnya selalu laris manis, karena dijadikan oleh-oleh.

Sepanjang Jl. Padmosusastro

Kerupuk Kenjeran
}Inilah pusat oleh-oleh yang memiliki banyak varian, dan harganya lebih murah dibanding harga toko. Lokasinya di sepanjang pantai Kenjeran. Sebelum sampai ke lokasi wisata Pantai Kenjeran yang lama, pasti melewati pedagang kerupuk yang menempati di sisi jalan. Di sepanjang jalan ini, juga terlihat aktifitas masyarakat yang mengolah ikan laut, mulai menjemur, menggoreng dan memajang langsung dagangan mereka. Terung dan teripang adalah dua biota laut yang paling populer diolah menjadi kerupuk. Dijual dalam kemasan satu ons, harganya hanya Rp 12.000,-.

Pantai Kenjeran
Jl Sukolilo

Bikang Peneleh
Menyebut Jalan Peneleh, pasti teringat akan bikangnya. Di sini Anda bisa melihat langsung cara pembuatannya, dengan warna warni, bikang terlihat menarik, aromanya sangat harum. Anda bisa menikmati bikang hangat karena penjualnya membuat langsung bikang, sehingga pembeli bisa melihat sendiri prosesnya. Selain mengandalkan bikang, Juga memiliki kue lumpur. “Lumpur kami istimewa karena di dalamnya ada isinya,” terang si penjual.Kue Lumpur ini tersedia dengan