SURABAYA: 23-35 °C (Berawan, Hujan)
Selasa, 07/09/2010
Kurs USD 07/09/2010 12:34:51
jual: Rp 9.056,00 | Beli: Rp 8.966,00
Google suarasurabaya.net
userlogin:
Daftar Lupa Password?
Soerabaja Tempoe Doeloe

 

Kantor Gubernur
    Topik terbaru :
  • Gali Lobang Tutup Lobang Sudah Biasa.... [detil]
  • Pdam Oh Pdam... [detil]
  • Reply terbaru :
  • Bagaimana Jika Ditetapkan Peraturan Bahwa 1 Keluarga Hanya Boleh Memiliki Mobil Maksimal 1 Buah Dan
    Untuk Sepeda Motor Maksimal 2 Buah. Dan Untuk Rute-rute Tertentu Di Berlakukan Bebas Kendaraan Berm... [detil]
  • Masyarakat Surabaya Saya Yakin Sangat Taat Berlalu Lintas, Karena Yang Tampak Pada Keadaan Lalu
    Lintas Surabaya Saat Ini Adalah Cerminan Dari Para Pendatang, Kita Lihat Saja Ketika Musim Mudik
    (pulang... [detil]
  • Jayadi, Surabaya Pemerintah Sekarang Kurang Peka Dg Situasi Yg Berkembang Saat Ini. Kita Ambil Contoh Pidato Pak Sby ... [detil]
  • Hendry Sutanto Candra, Bondowoso Untuk Mendukung Laporan Masyarakat Pada Kepolisian, Ss Bisa Lebih Sering Mempublikasikan Call/sms Ce... [detil]

Kampoeng Media
Perkuat Silaturahmi, Dirut Telkomsel ke SS Selama ini hubungan Telkomsel dan SS Media, cukup bagus. Hubungan yang sudah terjalin ini terus diperkuat dengan kunjungan Dirut Telkomsel ke SS Media.
Sajian Kuliner
Kuliner Ramadhan BBC
Caramel Slice Mau dingin dan segar saat berbuka puasa. Selain es, Caramel Slice bisa jadi pilihan. Hemm... nikmat dan segarnya..
Resensi Buku
Suara Surabaya Bukan Radio Keberadaan SS sangat fenomenal. SS pada titik awal contoh sukses industri radio. Buku Suara Surabaya Bukan Radio menuliskan semangat perjalanan itu.
Jaring Radio
Banjir, 3 Desa di Sampang Terendam Hujan yang mengguyur sejak Senin (06/09), mengakibatkan 3 desa di Kabupaten Sampang terendam banjir hingga Selasa siang ini.

  Search
Google
 
 

Wisata & Budaya

29 Juni 2010, 11:52:30| Laporan AZ. Alim

Bagian 2

Bukti Perjuangan Arek Suroboyo

suarasurabaya.net| Monumen Suryo
Monumen Gubernur Suryo, berdiri di Komplek Taman Apsari Jalan Gubernur Suryo, depan Gedung Negara Grahadi. Monumen ini sebagai simbolisasi perjuangan dari Gubernur Pertama Jawa Timur ini. Terlebih setelah meletus peperangan 10 Nopember 1945, selama tiga minggu pertempuran terjadi, hingga Surabaya menjadi bak kota mati. Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo (nama lengkap Gubernur Soerjo) termasuk kelompok yg paling akhir keluar dari Surabaya untuk kemudian membangun pemerintahan darurat di Mojokerto. Gubernur Suryo meninggal di Bago, Kedunggalar, Ngawi, Jawa Timur, pada 10 September 1948. Dalam suatu insiden penyergapan yang dilakukan anggota pemberontak PKI.



Monumen Tugu Pahlawan
Monumen Tugu Pahlawan salah satunya adalah sebagai penanda akan kenangan tragedi 10 Nopember 1945. Didirikan di bekas Markas Ken Pe Tai (Polisi Militer Jepang) yang kemudian hancur dalam pertempuran 10 Nopember 1945. Gagasan pendirian dan peletakan batu pertama pembangunannya dilakukan oleh Presiden RI pertama, Ir. Soekarno, didampingi oleh Walikota Surabaya Doel Arnowo, pada 10 Nopember 1951. Kemudian diresmikan oleh Soekarno setahun kemudian didampingi oleh Walikota R. Moestadjab Soemowidigdo. Bentuk bangunan berupa Paku terbalik dan berhias ukiran bergambar Trisula, Cakra, Stamba, dan Padma .Menfgandung nilai filosofis sekaligus simbol perjuangan Arek Suroboyo dalam menghadang tentara Sekutu.







Monumen Perjuangan
Monumen yang menggambarkan seorang pejuang patriotik menghadap ke arah Barat ini merupakan simbol kenangan dan penghormatan akan perjuangan Arek Suroboyo. Pada pertempuran 10 Nopember 1945, daerah tersebut juga menjadi basis pertahanan pejuang kita dari serangan sekutu penjajah. Gedung Siola, yang dahulu bernama WHITE LAIDLAW, menjadi salah satu saksi kegigihan Arek Suroboyo. Dari atas gedung ini para pejuang menahan serangan sekutu yang datang dari Utara.

Monumen Bahari
Kota Surabaya juga dikenal sebagai basis TNI Angkatan Laut Republik Indonesia. Komando Pendidikan Angkatan Laut dan Komando Armada Timur TNI AL berlokasi di Surabaya. Tidak heran bila beberapa monumen sebagai penghargaan atas jasa-jasa para perajurit yang gugur dalam membela kemerdekaan Negara Indonesia, juga berdiri megah di kota ini. Monumen Bahari salah satunya, terletak tepat di depan gedung yang dahulu Museum Mpu Tantular, di sudut antara Jalan Raya Diponegoro dan Raya Darmo, di wilayah Surabaya Selatan.

Monumen Wira Surya
Tercatat tanggal 28-30 Oktober 1945, di sekitar jembatan dan Kebun Binatang terjadi pertempuran antara pejuang surabaya yang berusaha menahan tentara Sekutu, yang kala itu di bawah pimpinan Brig. Jenderal Mallaby. Pertempuran sengit itu memakan banyak korban di pihak pejuang negeri ini. Monumen ini didirikan sebagai lambang untu menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur tersebut.

Foto-foto: Anton Kusnanto/ M-Comm

Share on Facebook


Artikel terkait :
1. Bagian 1
Bukti Perjuangan Arek Suroboyo


komentarmember (0)

    - arsip komentar wisata ini -


        artikellain
    23 Agustus 2010, 14:36:58
    Nyanyian Rindu Taman Mundu
    29 Juli 2010, 11:10:26
    Ludruk Mengawal Jaman
    21 Juli 2010, 11:03:13
    Kidung Cinta, Ludruk Kota
    08 Juli 2010, 17:15:09
    Serbuan Kera di Baluran
    08 Juli 2010, 16:31:16
    Taman Nasional Baluran
    Nuansa Savana Afrika di Ujung Jawa

    - arsip artikel -

     



     

    Home | Radio Online | Radio On Demand | Video Streaming | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi |
    Potret Kelana Kota | Peta Surabaya | Titik Nol | 27th Suara Surabaya | Oase Ramadhan | Opini | Konsultasi Kesehatan | SS Media | Faq | Kontak

     

    © copyright suarasurabaya.net 2008, All Rights Reserved.